Arris AC
Home Artikel MERAKIT ELECTRIC FAN NISSAN TERRANO

Share artikel ini!

NISSAN TERRANO menggunakan system pendingin direct fan artinya fan yang kerjanya ditarik oleh v-belt berdasarkan putaran crankshaf mesin , jadi besar kecilnya angin yang dihembuskan tergantung oleh kecepatan putaran mesin .Hembusan angin sangat dibutuhkan untuk pendinginan radiator maupun kondenser ac sehingga apabila pendinginan tidak tercapai tekanan freon didalam sistim instalasi ac akan melonjak naik dan biasanya ac dirasakan tidak dingin .Apalagi jika mobil jalan perlahan atau bahkan jalanan macet  maka jika masih menggunakan atau berfungsi high pressure switch di ac system  kompresor akan  cut / off secara otomatis.Hal diatas bisa terjadi karena mungkin oli divisco fan sudah mulai encer kepekatannya  ( oli yg terdapat didalam tuas fan akan encer kepekatannya sesuai jam pemakaiannya ) .Jika oli fan sudah sangat encer maka biasanya putaran fan tidak selaras lagi dengan putaran mesin sehingga menambah beban kompresor karena pendinginan dikondenser tidak tercapai ( pressure freon naik beban kompresor menjadi berat ) dan hal ini tidak terbaca dipanel indikator mesin hanya bisa  dibaca dengan memasang alat meter freon yaitu pressure gauge dan itu musti kebengkel ac.Oli visco fan cara kerjanya yaitu pada saat mesin masih dingin putarannya perlahan ( tidak sebanding dgn putran mesin ) dan apabila sudah mulai panas suhunya maka fan akan berputar kencang sesuai perputaran mesin – oli fan akan menjadi kental saat suhu ruang mesin mulai panas suhunya.

Mensiasati hal tersebut maka kami mencoba untuk mengganti direct fan Terrano dengan electric fan. Tujuannya adalah :

– 1.Untuk menambah pendinginan diruang kondenser ac

-2.Mengurangi beban mesin pada saat akselerasi

Yang perlu diperhatikan pada waktu mengganti sistim elektrik adalah kapasitas fan penggantinya harus mencukupi fungsi pendinginan baik kondisi mobil berjalan lambat,kencang  bahkan kondisi jalanan macet .

Fan yang kami pergunakan milik KARIMUN , alasannya karena putarannya kencang dan bilah daun fannya kokoh. Menggunakan 2 unit motor dan dipasangkan secara berjajar dibelakang radiator . Sedangkan sistim kelistrikannya diambil dari output minus kompresor dan minus WTS (watter temperatus switch ).

Adapun cara kerjanya adalah saat AC switch on rellay compressor memberikan input ke rellay fan, sedangkan jika ac off maka fan akan on saat suhu temperatur mendekati setengah indikator atau kira-kira mendekati 90 derajat.

Sampai dengan tulisan ini kami masih mengupayakan supaya fan bisa berputar low dan high speed ( lagi cari bahan untuk itu ). Yang jelas dengan mengganti electric fan system , tarikan terry kita jadi ringan dan tidak gas pol rem pol….

regards – arris ac project  KREATIF ITU BAIK

 

Komentar

Share artikel ini!

2 replies to this post

Leave a Reply